Jamu Telat Datang Bulan Sidomuncul, Ramuan Herbal Andalan Wanita

Sebagian besar para wanita pasti pernah merasakan telat datang bulan. Ada berbagai macam rasa kurang nyaman dan cemas saat berada pada masa-masa tersebut. Namun kini Anda tidak perlu khawatir lagi. Pasalnya, ada jamu telat datang bulan Sidomuncul yang bisa membantu Anda meredakan nyeri. Berikut ini informasi lengkapnya.

Komposisi

Mungkin sebagian besar dari Anda tidak merasa nyaman mengonsumsi minuman herbal yang diproduksi dari pabrik. Entah dikarenakan kandungan dari komposisi jamu herbal tradisional lebih banyak ataukah lebih berkhasiat. Selain itu, ada juga rasa kekhawatiran mengenai adanya bahan-bahan kimia yang juga ditambahkan di dalamnya. Oleh karena itu, tak jarang banyak yang skeptis dengan khasiat jamu herbal olahan dari pabrik.

Tentu saja, untuk memberikan khasiat yang berkualitas terutama untuk penanganan kesehatan, jamu herbal olahan pabrik akan diformulasikan khusus. Layaknya olahan jamu buatan secara tradisional. Komposisi tersebut ada kunyit, asam jawa, kencur, kayu manis, jahe, gula jawa, tambahan air.

Bisa juga ada tambahan formula lainnya. Misalnya ada akar alang-alang, ketumbar, bahkan aloe ferox dan lain sebagainya. Beberapa kandungan tersebut, memang terbukti dapat mengatasi berbagai macam masalah mengenai datang bulan. Baik itu untuk meredam nyeri sebelum datang bulan, melancarkan saat datang bulan, bahkan bisa membersihkan setelah selesai datang bulan.

Khasiat

Berdasarkan kandungan dari komposisi di dalam jamu telat datang bulan Sidomuncul, tentunya ada beberapa khasiat yang perlu Anda ketahui. Misalnya, komposisi yang utama adalah kunyit. Bukan rahasia umum lagi bahwasannya selain untuk membuat kulit tampak kuning dan sehat, khasiat kunyit adalah untuk memperlancar datang bulan. Selain itu, juga bisa digunakan untuk memperlancar bahkan membersihkan sisa-sisa datang bulan.

Tidak hanya itu saja. Selain terdapat zat yang bisa memperlancar datang bulan, dalam kunyit juga ditemukan kandungan lemak, vitamin C, vitamin B6, zat besi maupun magnesium. Saat Anda sedang mengalami datang bulan, pasti akan mengeluarkan darah. Oleh karena itu, pengonsumsian zat besi yang ada pada kunyit, dapat mengembalikan darah sehingga Anda tidak mengalami pusing kepala karena kurang darah.

Begitu juga dengan gula Jawa. Ramuan tradisional yang diformulasikan secara turun temurun, bahwasannya gula jawa, asam Jawa dan kunyit akan membersihkan sisa-sisa datang bulan. Jadi, apabila Anda meminum jamu herbal yang mengandung komposisi ini, bisa dipastikan datang bulan Anda tidak akan meninggalkan bekas.

Cara Konsumsi

Sebelumnya Anda telah mengetahui komposisi dan khasiatnya. Oleh karena itu Anda bisa menyesuaikan dan melihat kondisi serta keadaan tubuh Anda. Apabila Anda telah membeli jamu tersebut, jangan lupa untuk melihat masa kadaluarsa, kandungan lainnya secara lengkap, dan penggunaannya.

Apabila tubuh Anda membutuhkan jamu untuk meringankan nyeri, Anda harus meminum jamu tersebut setidaknya 3 hari sebelum masa datang bulan dan 3 hari sesudahnya. Caranya, Anda bisa menghitung siklus datang bulan Anda secara sederhana dengan memanfaatkan kalender. Pada umumnya, siklus datang bulan atau menstruasi sekitar 21 sampai 35 hari. Namun, rata-rata para wanita akan mengalami selama 28 hari. Tinggal sesuaikan dengan siklus Anda.

Apabila Anda ingin membersihkan sisa-sisa datang bulan, upayakan minum jamu ini saat  mendekati hari terakhir masa menstruasi. Jika saat meminum jamu ini Anda terasa tidak nyaman dan terasa pahit, Anda bisa menyediakan air hangat setelah meminum jamu ini. Jika perlu perhatikan juga banyaknya minum jamu dalam sehari.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Ada baiknya Anda tidak mengonsumsi jamu ini dengan obat lainnya. Apabila Anda sedang menjalani masa pengobatan, Anda bisa mengonsultasikannya dengan dokter pilihan Anda. Apabila Anda ingin mendapatkan jamu ini, Anda bisa mendapatkannya pada toko terdekat Anda. Bisa juga melalui situs marketplace layaknya Blibli.

Jangan lupa, teliti terlebih dahulu sebelum membeli jamu telat datang bulan Sidomuncul ya. Perhatikan juga banyaknya dan syarat pengonsumsian pada jamu. Mulai dari waktu pengonsumsian, intensitas pengonsumsian, serta aturan pengonsumsian lainnya.

Tag:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *