Ini Dia 6 Gejala Menopause Yang Bisa Dikenali

Ini-Dia-6-Gejala-Menopause-yang-Bisa-Dikenali

 

Salah satu fase yang akan dialami oleh wanita yang sudah memasuki usia senja adalah mengalami menopause. Dimana hal tersebut merupakan masa ketika siklus menstruasi yang sudah berakhir secara alami. Adapun untuk masa tersebut biasanya dialami oleh perempuan saat memasuki usia 40 sampai 50 tahun. Fase ini dapat terjadi ketika ovarium atau indung telur dalam tubuh yang sudah tidak lagi melepaskan sel telur sehingga badan akan berhenti mengalami menstruasi seolah-olah biasanya. Ketika mengalami hal ini, perempuan juga tidak dapat hamil secara alami. Adapun untuk mempersiapkan momen yang akan dialami perempuan ini, beberapa gejala yang bisa dikenali dengan praktis yaitu sebagai berikut ini:

 

1. Menstruasi tidak teratur

 

Untuk perimenopause biasanya akan terjadi 4 tahun sebelum mengalami fase penting ini. Akan tetapi biasanya perimenopause juga bisa berlangsung lebih usang ataupun sebentar dari lima empat tahun tersebut. Oleh lantaran itulah bisa untuk melihat tanda-tanda atau tanda yang dapat muncul ketika menjelaskan fase ini. Dimana tanda-tanda yang paling umum yang dapat dikenali dalah mengalami menstruasi yang tidak teratur. Biasanya Anda yang mengalami menstruasi secara teratur tetapi kemudian tidak teratur sanggup jadi mengalami gejala dari fase ini. Terlebih ketika mengalami mens yang tidak teratur tersebut ketika sudah memasuki usia perimenopause atau sudah berusia 40 hingga 50 tahunan.

 

2. Masalah pada akses kemih

 

Tanda selanjutnya yang bisa dialami yakni ketika terjadi duduk kasus pada susukan kemih. Hal tersebut lantaran wanita mengalami inkontinensia urine yang mengakibatkan sulit untuk menahan pipis. Selain itu juga kondisi ini menciptakan perempuan lebih sering untuk buang air kecil dan apabila buang air kecil nantinya bisa mengalami nyeri dan juga anyang-anyangan. Beberapa tanda yang muncul pada akses kemih tersebut juga bisa menjadi tanda ketika Anda mengalami masa menuju perimenopause.

 

3. Gairah seks menurun

 

Tanda selanjutnya juga akan mempengaruhi pada gairah seks yang dirasakan oleh wanita. Hal tersebut karena terjadi penurunan hormon estrogen yang menciptakan klitoris menjadi kurang peka terhadap rangsangan seksual. Selain itu juga ketika dalam fase ini biasanya akan membuat wanita sulit untuk mengalami orgasme ketika berhubungan seksual.

 

4. Vagina kering

 

Tanda selanjutnya juga terjadi pada tempat kewanitaan atau vagina. Dimana ketika akan mengalami fase tersebut maka vagina akan memperlihatkan beberapa gejala yang sanggup dirasakan. Pertama adalah ketika vagina menjadi kering dan juga kurang elastis. Hal tersebut mirip yang telah dijelaskan sebelumnya terjadi karena produksi hormon estrogen dan juga progesteron. Karena kondisi tersebut nantinya akan membuat produksi cairan pelumas alami vagina yang dapat berkurang dan membuatnya menjadi lebih kering. Hal tersebut juga membuat potongan vagina mengalami gatal, perih, dan nyeri ketika bekerjasama intim.

 

5. Mengalami tak bisa tidur

 

Tanda selanjutnya adalah wanita mengalami insomnia atau insomnia. Hal ini biasanya disebabkan oleh kadar estrogen dan progesteron yang terus menurun. Tanda ini biasanya akan mengganggu lantaran membuat perempuan gampang terbangun malam hari dan nantinya sulit untuk tidur kembali. Hal ini juga akan membuat kualitas tidur menurun dan menciptakan tubuh praktis lelah.

 

6. Mood swing

 

Dan gejala terakhir yang bisa menjadi tanda ketika wanita mengalami menopause yakni yang terjadi pada psikologis wanita. Dimana lantaran perubahan hormon nantinya akan membuat perubahan emosi dan juga kondisi psikologis. Biasanya wanita akan mengalami mood swing sehingga mampu membuatnya lebih simpel tersinggung, sedih, marah, tidak bersemangat, cemas, dan lainnya.